Buku Harian Arilela: puisi perasaan
Facebook Ariela »
Tampilkan postingan dengan label puisi perasaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi perasaan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2012

BIMBANG


Awal  bertemu
Tak ada sesuatu yang istimewa
Hanya saling sapa
Tanpa bersua

Tapi….
Sebuah kesalahan telah terjadi
Mengajaknya bercanda
Dan menumbuhkan rasa

Cinta….
Ah…dikatakan cinta, diriku acuh
Sayang…,dinamakan sayang
Tak ada getaran

Lalu perasaan apa ?
Yang terkadang rindu itu menyusup hingga ke sukmaku
Rindu  itupun singgah
Dalam lamunanku kepadanya.

Ingin mengakui diriku tak bisa
Tak diakui,
Dia ada

Jumat, 22 Juli 2011

ingin ku bahagia


Bawalah aku ke tempat dimana aku bisa bahagia..
Bawalah aku ke tempat dimana aku bisa bebas..
Bawalah aku ke tempat dimana aku bisa merasakan kesejukan…
Bawalah aku ketempat dimana aku bisa merasakan ketentraman…

aku hanyalah manusia biasa..
kadang ku khilaf…
aku hanyalah manusia yang ingin dikasihi dan di cintai,,
bukan hanya untuk disakiti dan di benci…

jauh dan penuh kejenuhan ku melangkah..
seakan ku seperti terdampar di sebuah pulau..
tapi ku tak pernah lelah…
karena cahaya cinta akan datang menjemput qalbuku…

Sabtu, 21 Agustus 2010

MEREDAM


Suatu saat dirimu akan tahu ketulusan hati ini...
Namun,,hingga saat ini..
Diriku tak sanggup tuk buktikan pada dirimu..
Setiap hentakan kakiku samar2 akan menyadarkan dirimu bahwasanya lahir rasa untuk dirimu..
Setiap detik n waktu yg kulewati denganmu seakan tak terasa lama,.
Karena ku yakin aku tak mungkin denganmu untuk saat ini...
Entah karena kemunafikan yang terlahir diantara makhluk ciptaan Tuhan...
Dulu,sekarang bagiku sama tak akn berubah sedikitpun walau suatu ketika aku dan kau mendayung n berkayuh dengan orng lain tapi kita harus yakin jika memang tulus pasti akan kembali..
Melangkahlah jangan kau meragu..
aku tahu belum sanggup kau ungkapkan isi hatimu ni..
tapi aku sanggup membaca perasaan n fikiranmu..
mulutmu kadang tidak sesuai dgn indahnya hatimu..
Ku redam semua ini..
sungguh berat n tak mudah..
aku selalu menunggu n menunggu disaat dirimu menyadari..
ku sudah meredam semuanya..
tapi kupinta jgn sampai disaat dirimu sadar aku sudah menguburmu dalam sebulum dirimu menguburku..